Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Putuskan Pacar Mas

“P utuskan Pacar mas dulu” (Hayo jangan bilang aku PeCaKor = Perebut Pacar Orang) baca dulu yaa) “Tya tolong dong taarufin mas sama teman tya”ucapmu lewat pesan BBM (hihi kita itu walau punya nomer WA satu sama lain, tapi tetap komunikasi lewat BBM) “Loh mas kan masih ada hubungan sama dia,apalagi yang tya tau dari teman tya yang berteman nya di IG, mas menjanjikan tahun ini insya allah bersama,itu sebuah janji loh mas,apalgi katanya dulu mas mau serius sama dia” pesan BBM ku panjang lebar “mbok kirim pesan jangan borongan” jawab mu singkat “iya tapi dia sekarang jauh”jawab mu dengan enteng nya “Yaa kalau mau taaruf sama teman tya,mas putuskan dulu wanita itu,berani nda?tya jamin mas nda berani putusin”jawabku agak sedikit menantang “Loh kan baru taaruf dulu”jawab mu enteng “yo tya nda mau mas,itu sama saja mas mempermainkan 2 wanita,jadi ibarat kata teman tya mas jadikan pelampiasan selama mas LDR-an sama pacar mas,terus kalau besok mas udah bisa ketemuan sama...

Sebuah Hari Terindah

K ucoba sapa mentari pagi ini, tuk bangunkanmu yang menanti dengan penuh harapan indahnya caya Kucoba panggilkan pagi saat kau masih berada pada ujung peraduan.. merasakan keindahan yang sempurna Kucoba tuliskan kata yang indah..bukan terindah Karena terindah ada dalam kitab Maha Sempurna Dan saat ini, saat mentari kembali lagi meninggalkan rindunya Aku katakan padamu Hari ini adalah hari terindah bagimu, hari terbaik dalam kisah kehidupan Yang belainya adalah cinta, dan cintanya adalah bunga Sebuah kata hanya terdiri butiran serpih yang terlepas ketika sukanya pada senyum hilang dalam makna Namun kucoba rangkai untukmu, di hari terindah dalam kisahmu yang cinta Sebuah kata yang kucoba bermakna, karena ini hari terindah Malam ini, kuharap bukan yang terakhir katakan padamu Namun jika itu memang padaku, kuharap bunganya belum layu dan harumnya masih tetap tersenyum Seperti saat kemarin kala mentari terbenam dan kita tetap menyapa tanpa ada penyesalan mengapa gerimis...